Nikmatnya Jahe Bakar dan Gepuk Pak Geng, Tempat Nongkrong Favorit Malam Hari di Semarang

 


Semarang, 25 Juni 2025 — Di tengah dinginnya malam kawasan Jalan Woltermonginsidi, sebuah warung sederhana tampak ramai dikerumuni pelanggan. Warung ini dikenal dengan nama “Jahe Bakar dan Gepuk Pak Geng”, salah satu destinasi kuliner malam yang tengah naik daun di Semarang.


Dinding warung yang dihiasi gambar tebu dan minuman rempah memberi suasana hangat dan khas. Para pelanggan tampak duduk lesehan di meja panjang sambil menikmati hangatnya wedang jahe bakar yang disajikan bersama gepuk daging sapi gurih—menu andalan Pak Geng yang menjadi magnet utama warung ini.


Pak Geng, sang pemilik warung, menjelaskan bahwa resep jahe bakar yang ia sajikan bukan sembarang jahe. Jahe tersebut dibakar terlebih dahulu untuk mengeluarkan aroma khas dan dikombinasikan dengan gula aren asli serta rempah-rempah seperti cengkeh dan kayu manis.


“Jahe bakar ini bukan hanya penghangat badan, tapi juga bagus buat kesehatan. Banyak pelanggan bilang jadi lebih segar dan tidur nyenyak setelah minum ini,” jelas Pak Geng yang mengenakan sarung dan kopiah khasnya.


Tak hanya minumannya yang istimewa, sajian gepuk alias daging sapi yang diolah empuk dengan bumbu rempah meresap juga menjadi favorit pelanggan. Disajikan hangat dengan sambal dan nasi putih, menu ini sukses membuat banyak pengunjung kembali lagi.


Suasana warung yang akrab, pencahayaan temaram, serta keramahan Pak Geng dan keluarganya menciptakan nuansa hangat seperti di rumah sendiri. Tak heran jika warung ini menjadi tempat ngobrol hingga larut malam, baik untuk warga sekitar maupun mereka yang datang dari luar daerah.


Riyanto, salah satu pelanggan asal Kendal yang sedang berkunjung ke Semarang, mengaku kagum dengan racikan sederhana namun penuh cita rasa itu.


“Gepuknya mantap, empuk banget. Tapi wedang jahenya itu loh, beda banget! Hangatnya sampai ke hati,” ujar pria yang datang bersama keluarganya.


Warung ini buka setiap hari mulai pukul 18.00 hingga 01.00 WIB, dan semakin malam, suasananya justru makin hidup. Bagi warga Semarang atau wisatawan yang mencari kuliner malam bernuansa tradisional dan sehat, "Jahe Bakar dan Gepuk Pak Geng" jelas layak masuk daftar kunjungan.

Komentar