Semarang, 12 Mei 2025 — Ratusan suporter PSIS Semarang yang tergabung dalam kelompok Panser Biru mendatangi kediaman CEO PSIS, Yoyok Sukawi, pada Minggu malam (11/5). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mendalam atas performa buruk PSIS Semarang yang dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan.
Dalam aksi damai tersebut, para suporter melakukan tabur bunga sebagai simbol duka atas terpuruknya klub kebanggaan Kota Semarang. Mereka juga menyampaikan unek-unek secara langsung serta mendoakan agar PSIS segera bangkit dari keterpurukan.
Kondisi PSIS semakin mengkhawatirkan usai menelan kekalahan 1-2 dari PSS Sleman pada laga pekan ke-32 Liga 1 2024/2025 di Stadion Jatidiri, Jumat (9/5). Dua gol PSS dicetak oleh Gustavo Tocantins (1’, 42’), sedangkan PSIS hanya mampu membalas melalui gol Lucas Barreto (68’). Hasil ini membuat Mahesa Jenar terbenam di dasar klasemen dan memastikan degradasi.
Sebelumnya, para suporter juga menggelar doa bersama dan tabur bunga di luar Stadion Jatidiri sebagai bentuk keprihatinan. Mereka ditemui oleh caretaker pelatih PSIS, M. Ridwan, bersama sejumlah pemain seperti Septian David Maulana, Jo Ferrari, dan Ryan Ardiyansah.
Dalam kesempatan tersebut, Septian David mewakili seluruh pemain menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung.
“Saya mewakili pemain mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya, untuk musim ini kami tak bisa memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Aksi suporter Panser Biru ini menjadi sorotan dan diharapkan menjadi momentum refleksi bagi manajemen PSIS untuk membenahi tim demi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Komentar
Posting Komentar